Tips Sebelum Menjadi TKI

Dekrit seseorang untuk menjadi buruh migran atau yang gaib disebut Usaha Kerja Indonesia (TKI) seringkali tidak berangkat pertimbangan dan bekal informasi yang pas. Banyak hal yang mempengaruhi seseorang mengekang bekerja di luar ruang sebagai TKI, desakan per-ekonomian seperti menyokong hutang, memodali kebutuhan kehidupan keluarga, sekolah anak, atau pengaruh sosial di bangsa seperti, minimnya lapangan kerja, desakan rombongan, tipu daya titi, hingga teka-teki gaya hidup ataupun prestise.

tes psikologi tki Saran dan persediaan informasi yang bukan cukup mulai seorang calon TKI seringkali berujung pelbagai masalah. Indah masalah ketika bekerja dalam luar ruang atau perkara lain diantaranya konflik keluarga, persoalan ihwal dan perkembangan anak yang ditinggal, terlintas kegagalan mengusahakan dan memikirkan keuangan dari hasil hidup di pendatang negeri.

Sehubungan dengan sedang minimnya sandaran dan perbaikan tata kelola penempatan TKI oleh penguasa negara, berikut sejumlah tips diperlukan dan hal-hal teknis yang perlu dilakuakan calon TKI:

Sebelum Mengekang Menjadi TKI:

Alasan segalanya yang menyaruk anda beroperasi ke luar negeri
Bandingkan keuntungan dan resiko bekerja di dalam teritori dan pada luar teritori
Carilah informasi mengenai: Hak dan Pikulan TKI, Reaksi migrasi dan bahaya–bahayanya, Margin dan Kesialan Menjadi Buruh Migran, Perencanaan Keuangan
Tanyakan Informasi soal bekerja pada luar negeri pada fren yang telah pernah sebagai TKI, belahan, atau Dinsosnakertrans Kabupaten setempat
Waspadai Sponsor atau Usahawan PPTKIS Yang Nakal sekalipun itu adalah saudara dikau.
Sebelum Penempatan TKI:

Biasanya calon TKI direkrut sambil petugas lokasi (PL) atau yang lebih dikenal dengan sebutan calo/sponsor.
Jika Engkau direkrut per sponsor pastikan sponsor memiliki surat urusan dari PPTKIS dan tembusan rekomendasi perekrutan yang dikeluarkan oleh Dinsosnakertrans setempat & ditanda tangani oleh kepala dinas.
Carilah informasi mulai orang-orang yang berpengalaman mengenai latar belakang usahawan (apakah tauke tersebut berpengalaman merekrut, mengetahui peraturan daya kerja, gak sedang gelap, dll).
Sebaiknya tidak mengenakan calo yang merupakan sohib atau darah, karena seringkali kedekatan tumpuan ini menciptakan TKI sungkan untuk bertanya secara berjarak lebar (rinci) dan menyengkelit pertanggungjawaban apabila terjadi pertanyaan.
Pastikan tauke tidak melaksanakan pelecehan erotis (misal: menggamit, meraba, ataupun menggerayangi sesi tubuh manapun)
Pastikan Dikau sebagai Kandidat TKI tidak akan dilempar di calo lain. Banyak kejadian perdagangan wong yang berlangsung dengan ragam melemparkan kader TKI atas calo mono ke calo yang lain.
Anda dapat menentang langsung Ropak-rapik Dinsosnakertrans tempatan untuk minta rekomendasi PPTKIS yang elok dan bertanggung jawab.
Anda pun dapat mendatangi langsung biro PPTKIS yang telah terdaftar pada Dinsosnakertrans setempat
Waspadai Sponsor atau Calo PPTKIS yang “nakal” atau melakukan mode secara tidak wajar & menunjukkan riak penipuan serta pemerasan.
Pastikan mencatat nomor-nomr penting diantaranya kontak sanak, KBRI / KJRI, Organisasi BMI di luar negeri, dan lain-lain
Lakukan tes kesehatan (medical check up) terlebih lalu sebelum engkau ditampung sama PPTKIS.
Laporkan segera kepada Dinas tersekat, organisasi, kepala desa, ketua RT/RW jika usahawan dan / PPTKIS bukan memproses anda sebagaimana sudilah.
Prosedur dan Pengurusan Arsip TKI:

Pengurusan dokumen sepantasnya dilakukan oleh Calon TKI sendiri, jika sponsor menyantuni menguruskan sertifikat, pastikan sertifikat tidak ada yang dipalsukan.

1. Agar siap ditempatkan dalam luar region, calon TKI harus punya dokumen sesuai UU nomor 39 mengenai PPTKLN Tahun 2004 yang meliputi:

Slip Tanda Penduduk (KTP-foto copy);
Ijasah petunjuk terahir;
Akte kelahiran atau surat keterangan kenal menyembul;
Surat tanda status perkawinan bagi yang sudah menikah melampirkan foto copy buku duduk;
Surat bukti ijin suami/istri atau wali;
Surat pemberitahuan sehat berdasar pada hasil inspeksi kesehatan & psikologi;
Tembusan Rekomendasi mulai Dinas Tenaga Kerja setempat;
Surat Tuntutan Penempatan TKI;
Kartu Usaha Kerja Luar Negeri (KTKLN);
Sertifikat Mara Uji Siasat (LUK);
Surat Perjanjian Kerja (Kontrak Komitmen );
Paspor yang diterbitkan oleh instansi Imigrasi tempatan;
Visa Tingkah laku;
2. Pastikan tidak ada pembajakan data di dalam dokumen anda.
3. Membaca dan Pahami isi Perjanjian Kerja.
4. Mintalah segala dokumen makbul anda sehabis selesai pembuatan paspor untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan arsip oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan menyingkir terjadinya penahanan dokumen sambil PPTKIS karena dokumen pasti hanya dibutuhkan saat pengurusan paspor.
5. Serahkan semata dokumen sempurna kepada keluarga di wisma untuk disimpan dengan elok.

Program Asuransi TKI:

PPTKIS/PJTKI wajib menyertakan setiap Kader TKI (BMI) dalam agenda asuransi TKI yang ditanggungkan untuk sekiranya pra penempatan, selama hidup, dan selesai penempatan;
Kuitansi peserta asuransi yang lalu kemudian disingkat KPA adalah kuitansi yang diterbitkan oleh penanggung sebagai bukti keikutsertaan tertanggung (TKI) dalam asuransi yang merupakan potongan dari polis;
Penerima santunan adalah tertanggung atau terampil waris yang sah untuk menerima santunan;
Sebelum pergi atau terbang ke pendatang negeri Anda harus menyalin (foto copy) semua arsip: Paspor, Visa, Kontrak Sikap, dll, izinkan pada ras di bait dan singkat ditempat yang aman
Hal-Hal Penting Untuk TKI Saat di Penampungan atau Mode Pendidikan dan Pelatihan dalam Balai Latihan Kerja:

Pastikan PPTKIS yang menampung Engkau (calon TKI) mempunyai job order atau dokumen usul tenaga pikulan dari penyuplai di pendatang negeri, teknik yang akseptabel sesuai beserta standardisasi dalam peraturan.
Saat di penampungan calon TKI wajib mendapatkan pelatihan sesuai standardisasi yang ada meliputi: pelatihan norma negara urusan, ketrampilan (cara bekerja), pesiaran adat istiadat & budaya negeri tujuan, prinsip ketenaga kerjaan di Nusantara dan di negara tujuan, serta informasi tentang hak-hak buruh migran.
Pada saat ditampung kader TKI gak boleh dipekerjakan di pendatang PT (di-PKL-kan)
Bila dikau seorang pegiat rumah tangga ataupun buruh kilang, mintalah tembusan kontrak sikap, teliti serta pahami isinya, apakah sungguh mengandung hak-hak seperti bilangan gaji / tunjangan unik seperti hari libur, wasiat dan pikulan, sesuai tata tertib di negara setempat, jenis pekerjaan serta alamat jelas dari superior yang menyuruh anda.
Syarat kerja: Pra menandatangani taklik kerja atau kontrak, mintalah waktu kira-kira saat untuk membacanya terlebih dahulu, tanyakan pada pekerja PT bila ada hal yang sedikit dipahami. Prasetia kerja kudu dibaca dengan teliti dan pahami isinya.
Mintalah kepada pegawai PT salinan (foto copy) dari setiap surat/dokumen yang anda tandatangani
Jangan abaikan PPTKIS, sponsor atau titi, dan manusia lain menyulap identitas anda
Jangan sudah mau untuk menandatangani kertas kosong atau tulisan yang isinya engkau tidak menginterpretasikan
Pemberangkatan:

Pastikan Anda (Calon TKI) sudah diikut sertakan Asuransi TKI
Alat transportasi yang diterapkan pada tatkala pemberangkatan ke negara tumpuan sesuai dengan standardisasi merupakan menggunakan pesawat udara
Visa ialah selembar kertas atau stempel khusus di dalam paspor yang merupakan tilas bahwa engkau diijinkan merembes ke unik negara dengan visa pikulan. Anda kudu berani MENYODORKAN jika PPTKIS menguruskan visa turis untuk anda, hal itu berguna agen / PPTKIS mempergunakan jalur yang tidak sah dengan hukum & anda mau menanggung resiko sebagai karyawati migran ilegal.
Kontrak kerja adalah taklik yang mengategorikan tentang hak-hak seperti bilangan gaji, waktu pembayaran tip, atau tumpuan lain menyerupai hari liburan, persyaratan serta kewajiban, sesuai peraturan di negara tempatan, jenis perbuatan serta alamat jelas mulai majikan yang mempekerjakan dikau.
Sebelum enyah atau tumbas ke luar negeri kamu harus mendapatkan salinan (foto copy) seluruh dokumen milik Anda seperti: Paspor, Visa, Kontrak Komitmen, dll, berikan pada ras dirumah serta simpan ditempat yang tenang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *